Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Langit dan Laut

Laut selalu menyimpan cerita—tentang pertemuan, tentang perpisahan, dan tentang rindu yang tak tahu kapan akan menemukan ujungnya. Aku berdiri di tepi dermaga, membiarkan angin membawa ingatanku padamu. Kau, yang selalu tenang seperti lautan, tapi juga bisa menghilang secepat hujan di sore hari. Kau adalah awan yang berarak perlahan, namun juga kilat yang membelah langit dalam sekejap. Aku, di sisi lain, hanyalah langit yang kehilangan sinarnya ketika kau pergi. Aku pernah berharap bahwa cinta ini cukup, bahwa meski aku hanya sepercik hujan, kau akan tetap merasakan kehadiranku di samudera luas hatimu. Tapi nyatanya, perasaan ini hanyalah ombak yang pecah di pantai, hanya sebentar, hanya sesaat. Kini aku bertanya pada laut—di mana tujuan dari semua kehilangan ini? Akankah kita bertemu kembali di tempat yang lebih abadi, di surga yang dijanjikan? Sampai saat itu tiba, aku akan tetap mencari langitku yang hilang. Karena meski dunia memisahkan kita, aku percaya… laut selalu menemukan ...

Desember

Hujan turun pelan, memeluk bumi yang lelah. Langit menangis, tapi kita tetap bertahan. Desember selalu bicara tentang akhir, tentang resolusi yang hilang di tengah pasir, tentang mimpi yang belum tercapai, langkah yang terasa berat, tentang detik-detik yang membuat kita bertanya: "Apa aku sudah cukup?" Tapi bukankah Januari sudah kita lalui? Bukankah langkah kecil juga berarti? Tak perlu buru-buru merasa sempurna, kadang luka perlu waktu untuk reda. Jalani saja, beri ruang untuk bernapas— hati ini kuat, meski pelan terasa lepas. Desember, tak mengapa, jika hujan masih turun tanpa tanda reda, jika kita masih mencari arti, masih merasa kosong. Kita ini manusia, bukan mesin rasa. Semua butuh waktu, biarkan saja. Desember, tak mengapa, jika belum sampai ke puncak yang dicita, jika masih ada sesak dalam dada. Langkah kecil ini, sudah luar biasa. Jangan lupa, kamu tak harus sempurna. Bulan ini bukan tentang siapa yang menang, tapi tentang perjalanan yang penu...