Laut selalu menyimpan cerita—tentang pertemuan, tentang perpisahan, dan tentang rindu yang tak tahu kapan akan menemukan ujungnya. Aku berdiri di tepi dermaga, membiarkan angin membawa ingatanku padamu. Kau, yang selalu tenang seperti lautan, tapi juga bisa menghilang secepat hujan di sore hari. Kau adalah awan yang berarak perlahan, namun juga kilat yang membelah langit dalam sekejap. Aku, di sisi lain, hanyalah langit yang kehilangan sinarnya ketika kau pergi. Aku pernah berharap bahwa cinta ini cukup, bahwa meski aku hanya sepercik hujan, kau akan tetap merasakan kehadiranku di samudera luas hatimu. Tapi nyatanya, perasaan ini hanyalah ombak yang pecah di pantai, hanya sebentar, hanya sesaat. Kini aku bertanya pada laut—di mana tujuan dari semua kehilangan ini? Akankah kita bertemu kembali di tempat yang lebih abadi, di surga yang dijanjikan? Sampai saat itu tiba, aku akan tetap mencari langitku yang hilang. Karena meski dunia memisahkan kita, aku percaya… laut selalu menemukan ...
Blog yang sering ngomongi kopi sambil curhat tentang kehidupan pribadi.