Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dari mana datangnya cinta

Perhatian Bisa Menumbuhkan Cinta

Ada yang grogi dan salting (salah tingkah) kalo bertemu dengan seseorang yang mampu melelehkan hati? 😱. Jujur saja, ini adalah gejala umum yang bisa menimpa siapa aja. Asli speechless . Kehilangan kata – kata itu bertemu dengan orang yang auranya langsung menembus ruang hati kita. Rasa – rasanya ada yang tidak bisa diungkapkan dengan sebaris kata – kata. Kita malah grogi dan detak jantung rasanya sedang berpacu dengan guncangan perasaan di hati kita yang sering perhatian.

Cinta Itu Karena Faktor Kesamaan

Cinta itu juga bisa datang dari kesamaan nasib atau jalan hidup. Jadi jangan minder dan keburu bingung kalo kita bernasib kurang beruntung dibanding yang lain yah, karena dibalik itu masih ada cinta untuk kita. Banyak orang jatuh cinta melalui nasib yang sama. Sesama pekerja di sebuah perusahaan ataupun satu sekolah, karena sering ketemu dan tahu kondisi kehidupan masing  – masing, cinta pun bisa tumbuh dan bersemi antara mereka. Seorang pemulung dan pengemis (maaf lho 😇)

Kulihat, Lalu Ku Terpikat

Jangan sepelekan fungsi organ tubuh yang satu ini. Dunia ini terasa begitu indah untuk dilewatkan dari pandangan. Melalui mata pula kita bisa memandang alam sekitar, termasuk orang yang ada di dalamnya. Sebuah pandangan mata bisa menghantarkan seseorang untuk jatuh hati hingga terpikat padanya. Bener lho, kagak bo’ong. Itu sebabnya ada pepatah, “ darimana datangnya cinta , dari mata turun ke hati”. Benar kan? 😀.

Cinta? Kamu Datang Darimana?

Kamu pasti sering dengar pepatah begini, “Darimana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali. Darimana datangnya cinta, dari mata turun ke hati ”. Ya, pepatah ini sepertinya udah berurat – akar. Diyakini sebagai bagian dari proses kehidupan yang mestinya terjadi. Meski dalam beberapa kasus, pepatah ini nggak berlaku. Lihat deh bagaimana dua sejoli yang (maaf) tunanetra. Bagi mereka tentunya cinta bukan datang dari mata turun ke hati. Tapi buat mereka, cinta bisa datang dari sebuah persamaan nasib , mungkin saja kan?