Langsung ke konten utama

Rip Current

Cinta ini seperti arus tak terlihat.

Pelan, tapi pasti, ia menarikku ke pusat.
Awalnya aku pikir hanya bermain air di tepian,
tapi gelombangmu datang tanpa peringatan,
menyelimuti, menyeret, menghisap,
hingga aku kehilangan kendali atas kaki sendiri.

Aku terjebak, tak bisa berenang.
Semakin melawan, semakin aku tenggelam.
Kau adalah lautan penuh teka-teki,
permukaanmu tenang, tapi dasarmu menyimpan misteri.

Aku pikir aku bisa mengendalikannya,
menjaga jarak aman, tetap mengapung di atas rasa.
Tapi kau bawa aku jauh,
terlalu jauh dari garis pantai yang kusebut rumah.

Seseorang pernah bilang, “Jangan melawan.”
Mungkin benar,
karena semakin aku coba melawan arus ini,
semakin dalam aku jatuh ke cinta yang tak pasti.

Namun, sampai kapan aku membiarkan diri hanyut?
Jika cinta adalah laut tanpa pantai,
mungkin aku hanya ingin pulang.
Selesai.



* Rip Current adalah arus kuat yang bergerak menjauh dari pantai menuju laut lepas. Arus ini berbahaya karena dapat menyeret perenang ke tengah laut dengan cepat, sering kali tanpa mereka sadari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Komunikasi Public Speaking - Bagian 1

Kesempatan sebelumnya, kita sudah membahas apa arti public speaking , apa persamaan public speaking dan conversation , apa strategi , dan yang juga hal yang sangat mendasar adalah dalam mendasari interaksi kita adalah persepsi, Anda masih in>Pertemuan kali ini kita akan membahas masalah komunikasi. Komunikasi dalam public speaking dapat dilihat dari sisi komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Kemarin kita sudah membahas komunikasi verbal dan non-verbal sedikit. Jadi misalnya kalau verbal itu lewat kata-kata dan kalau non-verbal adalah seluruh gerakan anggota tubuh, serta intonasi, dan sebagainya. Nanti kita akan bahas juga.

Cerita Lain dari Minak Jinggo yang Harus Kamu Ketahui

Damarwulan adalah seorang tokoh legenda cerita rakyat Banyuwangi . Kisah Damarwulan ini lumayan populer di tengah masyarakat dan memiliki banyak versi. Baik versi dalam bentuk sendratari maupun cerita yang tertulis. Umumnya kisah-kisah tersebut didasarkan pada Serat Damarwulan yang diperkirakan mulai ditulis pada masa akhir keruntuhan Majapahit.