Langsung ke konten utama

Cara Membangun Impresi dalam Public Speaking

Impresi memang bisa dikelola dengan cara mengontrol persepsi pihak lain secara cepat dan menunjukkan hal-hal yang menyenangkan. Sebenarnya, mengelola impresi ini sudah lama diutarakan oleh Erving Goffman kira-kira tahun 1959 ya, dalam bukunya yang disebut The Presentation of Self In Everyday Life yang menyatakan bahwa,
“Hampir semua interaksi sosial meminta judgement dengan segera, secara cepat, sehingga setiap orang bisa memperkenalkan dirinya, untuk memberikan impresi positif, atau kesan pertama yang baik.”
Erving Goffman

erving goffman

Ingat, dulu ada satu iklan yang mengatakan, “Kesan pertama begitu menggoda. Setelah itu, terserah Anda.” Masih ingat ya? Anda semua pasti ingat ada, itu begitu melekat, ada salah satu iklan mengenai hal itu, gitu. Jadi bagaimanapun kesan pertama itu sangat menentukan.

Sahabat enkawardana, di mana pun Anda berada, bagaimana? Tetap semangat pastinya ya? Oke. Secara umum kita harus mampu mengelola impresi itu karena impresi adalah nyata untuk membangun impresi orang terhadap diri kita. Cara membangun impresi

Cara membangun impresi


Bagaimana sih caranya? Kalau tadi ada strategi, kemudian cara, sekarang kita yang lebih mudah diimplementasikan,

Menyesuaikan Diri


Kemudian kalau kita menyesuaikan diri, contoh yang paling sederhana contohnya kalau kita misalnya diundang untuk berbicara di suatu tempat. Tentunya kita banyak bertanya dong, siapa sih audience-nya,dresscode-nya apa, bajunya apa, gitu ya. Jangan sampai kita saltum, alias salah kostum. Audience-nya hanya pakai ber-jeans ria, kita lengkap berjas, berdasi gitu. Enggak matching antara peserta dan kemudian yang berbicara. Atau sebaliknya, kita dress down.Yang lain tamu-tamunya berdasi, berjas, pakai baju tradisional. Eh, kita santai hanya pakai t-shirt misalnya atau pakai celana biasa. Nah itu hati-hati. Dan ini yang disebut dengan menyesuaikan diri.

Promosi Diri


Kita ini sebenarnya kalau bicara di depan umum, sebenarnya itu “jual diri”. Apa yang dimaksud jual diri? Jangan negatif. Jual diri itukita harus mampu menunjukkan bahwa diri kita pasti bisa. Saya bisa. Saya percaya diri. Sehingga orang lain pun melihat kita senang.

Konsisten


Kita itu kalau berbicara, kalau tadi bedanya dengan kalau conversation atau bercakap-cakap biasa, kan tidak ada struktur, tidak berstruktur kalau berbicara biasa atau yang disebut conversation. Tapi kalau public speaking, berbicara di depan umum, itu terstruktur. Oleh karenanya, di sini dikatakan harus konsisten. Jadi runtut apa yang kita bicarakan. Enggak boleh kita pertama bicara ini, kemudian lompat ke ini, lompat ke sana, akhirnya enggak ketemu gitu ya. Jadi harus ada konsistensi terhadap apa yang kita bicarakan.

Apresiasi terhadap pihak lain.


Apresiasi adalah ada penyampaian terima kasih gitu ya. Menunjukan bahwa kita tuh juga butuh mereka gitu. Saya tuh butuh Anda. Tanpa Anda, saya bukan apa-apa. Masa saya mau ngomong sendiri di depan? Enggak mungkin kan?

Sahabat enkawardana, di mana pun Anda berada, bagaimana? Tetap semangat pastinya ya? Oke. Secara umum kita harus mampu mengelola impresi itu karena impresi adalah nyata untuk membangun impresi orang terhadap diri kita.




Dian Budiargo, Universitas Terbuka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Selamat Wisuda

Hari ini tiba, detik yang dinanti. Jalan kita beriring, kini harus terbagi. Bersama, kita telah menempuh samudera ilmu, berlayar di bawah langit biru yang penuh asa. Tawa kita pernah bergema di sudut kelas, di malam-malam panjang yang penuh perjuangan. Tapi kini, tibalah saatnya untuk melangkah jauh—ke arah yang berbeda, dengan hati yang penuh harap. Di ujung senja, kita kan berjumpa. Meski jalan ini membawa kita ke arah yang berbeda, kenangan ini abadi, meski tak lagi sama. Aku tahu, kita akan selalu satu rasa. Sebab jejak kita telah terukir dalam setiap langkah pertama yang kini harus kita tapaki sendiri. Mungkin, ada air mata yang tertahan. Mungkin, ada rindu yang diam-diam berbisik dalam hati. Tapi kita adalah bintang yang pernah bersinar bersama, dan sinarmu akan selalu kurasa, meski dari kejauhan. Meski kita terpisah, takdir tak bisa dihalang. Kenangan ini akan selalu menjadi rumah, tempat hati kita kembali. Selamat wisuda, anak-anakku yang tercinta. Kita kan bertemu lag...

Perubahan Fisik, Fungsi, Dan Baku Mutu Yang Terjadi Di Pesisir Banyuwangi

Kian hari, kian bulan, kian tahun, pesisir di Selatan Jawa semakin tergambar jelas sebagai kawasan industri terlebih untuk sentra pertambangan di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari Kepmen ESDM No. 1204 K/30/MEM/2014 Tentang Penetapan Wilayah Pertambangan Pulau Jawa dan Bali.  Di dalam peta lampiran Kepmen tersebut secara jelas digambarkan bahwa seluruh kawasan pesisir Selatan Jawa ditandai dengan warna biru terang; warna yang menandakan kawasan pertambangan akan beroperasi. Ditambah adanya legitimasi dari peraturan – peraturan lainnya seperti UU No. 41 Tahun 1999, Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2010 dan PP Nomor 105 tahun 2015 yang mengatur tentang Kehutanan dan Penggunaaan kawasan Hutan. Artinya, kawasan lindung, hutan, pertanian dan pemukiman beserta seluruh makhluk hidup yang tersebar, membentang dan bermukim di seluruh pesisir selatan pulau Jawa, khususnya provinsi Jawa Timur, berada dalam ancaman yang serius. Lampiran dari Kepmen ESDM No. 1204 K/30/MEM/2...