Langsung ke konten utama

Pernah Mendaki Semeru atau Merapi? Kamu akan Tercengang dengan Beberapa Fakta Ini

Jika ada yg bertanya, “Bolehkah mendaki ke gunung Merapi hingga ke puncaknya?”

Saya akan menjawab tidak boleh.

Kenapa?

Pertama, karena sejak letusan besar tahun 2010, -dimana jalur Kartini akhirnya ditutup & Puncak Garuda hancur-, struktur kawah di Merapi menjadi rapuh.

Kedua,karena relawan &Mbah Rono sudah memberi peringatan. Bagi saya pribadi, nasehat mereka, termasuk mas @lahar_bara ,-relawan yg terjun ke mengambil mayat pendaki ke kawah merapi- adalah salah 1 alasannya. Beliau bilang STOP, oke, aku sih no utk puncak Merapi.

Jika ada yg bertanya, “Bolehkah mendaki ke gunung Semeru hingga ke puncaknya?”

Boleh, namun dgn beragam persyaratan:


  1. Ingat Batas Waktu (batas aman saya hingga jam 9 pagi)

  2. Sehat Jasmani & ditunjang Persiapan Fisik & Peralatan yg Menunjang

  3. Rekan setim,jgn tinggal2an ya

  4. Tegas utk saling mengingatkan

  5. Jgn memaksakan diri



Lanjut Baca: Tentang Semeru dan Merapi





Bukannya ada larangan sampai puncak min? peraturannya ada kan.

Benar,ada,namun hanya sekedar pemanis saja.

Sebenarnya peraturan itu seolah mengatakan, “ke puncak,ga ada asuransinya.” Terlebih, jika itu ada,pihak tertentu merasa,Semeru hanyalah Semeru, bukan Mahameru.

Oke, jika itu belum cukup, ada 4 pertanyaan yg harus kalian artikan sendiri:


  1. Kenapa film 5 cm bisa diberikan izin sampai puncak?siapa yg beri izin?

  2. Kenapa justru membuka jalur baru utk menuju puncak pd thn 2014? & itu diresmikan loh oleh tim S, organisasi W & perpanjang penutupan pendakian.

  3. Bahkan meski telah menelan korban sejak dahulu,salah satunya bang Gie.Foto2 puncak Semeru selalu ada?

  4. Ada petunjuk arah di jalur menuju puncak



Lalu,kemana kaitan itu semua?

Untuk Semeru sendiri, saya lebih menuruti nasehat dari warga sekitar & jg sesepuh disana.Tidak cuma Semeru sih,sebelum mendaki,biasanya saya selalu menanyakan beberapa hal,kpd penduduk sekitar. Saya akan lebih menuruti nasehat mereka.Baik buruk, benar salah,Nilailah, ambil lalu saring.

Yah namun semua kembali lagi kpd kalian.Nyawa ya nyawamu sob.Sebagai sobat,ya cuma bisa ingetin aja.Saya ya saya,kalian ya kalian, saya tidak akan pernah mendaki hingga ke puncak Merapi.




Credit: Urban Hikers

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Komunikasi Public Speaking - Bagian 1

Kesempatan sebelumnya, kita sudah membahas apa arti public speaking , apa persamaan public speaking dan conversation , apa strategi , dan yang juga hal yang sangat mendasar adalah dalam mendasari interaksi kita adalah persepsi, Anda masih in>Pertemuan kali ini kita akan membahas masalah komunikasi. Komunikasi dalam public speaking dapat dilihat dari sisi komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Kemarin kita sudah membahas komunikasi verbal dan non-verbal sedikit. Jadi misalnya kalau verbal itu lewat kata-kata dan kalau non-verbal adalah seluruh gerakan anggota tubuh, serta intonasi, dan sebagainya. Nanti kita akan bahas juga.

Cerita Lain dari Minak Jinggo yang Harus Kamu Ketahui

Damarwulan adalah seorang tokoh legenda cerita rakyat Banyuwangi . Kisah Damarwulan ini lumayan populer di tengah masyarakat dan memiliki banyak versi. Baik versi dalam bentuk sendratari maupun cerita yang tertulis. Umumnya kisah-kisah tersebut didasarkan pada Serat Damarwulan yang diperkirakan mulai ditulis pada masa akhir keruntuhan Majapahit.

Cara untuk Menonaktifkan Update Plugin di WordPress

Update plugin dapat dinonaktifkan di WordPress , tapi ada alasan baik untuk melakukan itu . Dalam artikel ini , kami akan menunjukkan kepada Anda   cara  bagaimana untuk menonaktifkan plugin update di WordPress . Kami juga akan membahas mengapa Anda sebaiknya tidak melakukan itu dan apa   konsekuensi setelah melakukannya .