Langsung ke konten utama

Jomblo Strikes | Fakta Tentang Jomblo

Kemaren lagi enak – enaknya nih ngobrol sama temen, eh tiba – tiba nyinggung tentang blog ini, dan nganggep aku udah jago nulis. Hahaha nggak kok ini juga masih belajar. Eh eh eh ternyata dia-nya nantangin buat ditulisin seseuatu di blog ini. Buat temenku yang berinisial F.I.N.A (bukan nama samaran), ini sudah kutulisin sesuatu spesial buat kamu. Aku cuma ngambil sesuatu yang aku tau dari kamu doang kok fin, nggak yang lain – lain. dan aku juga akan berusaha nggak memperburuk nama kamu hehehe. Jadi yang aku ambil tentang kamu adalah fakta kalau ternyata kamu jomblo heuheu... 😁

Fin, Kamu semua pastinya tau dong kalau ternyata jomblo itu memiliki hati yang paling lapang di dunia? Iya serius!!coba lihat, seberapa sering mereka terjebak dalam friendzone, brotherzone, curhat zone, dan zone – zone yang lain. kena PHP, ditolak mentah – mentah dan sebagainya. Tapi masih ngarep jadian sama gebetannya. Saking luasnya bahkan kamu bisa mendaratkan pesawat di hati mereka 😁. Dan kalau kamu kepanasan, coba dekatin jomblo, mereka nggak pernah merasakan pelukan hangat, jadi kamu bisa merasakan aura dingin dari badannya.

[caption id="attachment_52502" align="aligncenter" width="720"]traveller jomblo mau temenin travelleing? =D[/caption]

Kalau mereka lihat gebetannya jalan bareng pacar barunya, mereka cuma bisa ngintip dari kegelapan. Terus teriak tepat di wajah gebetannya, “cie.. cie.. yang kemaren nolak aku karena nggak pengen pacaran dulu, nggak taunya jadian sama orang lain, sakit tau nggak ? sakit” 😤 hehehe

Pengennya sih gitu, tapi gimana mau ngelakuin, badan aja udah kering kurang siraman kasih sayang.

Dan kamu tau kenapa kamu kamu butuh lebih dari seorang jomblo untuk ditukar dengan sandal jepit? “lha sebab apa mas?”, sebab mereka nggak punya pasangan!

Spesial untuk Jomblo Indonesia


Terakhir, ingat fin dan juga para Jomblo Indonesia, aku di sini bukan menertawakan kalian lo ya, tapi tertawa bersama kalian. Hidup Jomblo Indonesia Merdeka!!.

Dan terakhir, beri tepuk tangan meriah untuk penulisnya. Tapi pelan – pelan saja ya... sebab penulisnya jones stadium 4!! 😂

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Takut

Ketakutan itu bukan hanya tentang hal-hal yang menyeramkan, tapi juga tentang sesuatu yang perlahan-lahan memudar dari genggaman—tanpa bisa dicegah. Aku pernah berpikir bahwa mencintaimu berarti memiliki keberanian, bahwa kasih sayang bisa mengalahkan segala kecemasan. Tapi nyatanya, semakin besar cinta ini, semakin besar pula ketakutan yang mengikutinya. Takut kehilangan. Takut kau berubah. Takut aku bukan lagi rumah yang kau cari. Kini, langkahku semakin pelan. Waktu yang dulu terasa seperti alunan lembut, kini menjadi detik-detik yang menyeretku ke dalam kenyataan pahit. Aku bertanya pada bintang, pada angin, pada gelapnya malam—haruskah aku menerima bahwa kehilangan ini adalah takdir? Tapi tak ada jawaban. Hanya sunyi yang mengisi ruang di mana kau dulu berada. Dan pada akhirnya, aku harus berdamai dengan ketakutanku sendiri. Sebab kau telah pergi, dan yang tertinggal hanyalah aku… dan bayanganmu yang tak pernah benar-benar hilang.

Tepi Memori

Senja itu jatuh perlahan, menggulung riuh pesta sekolah ke dalam kesunyian. Di bawah lampu-lampu temaram, langkahmu menjauh, meninggalkan jejak yang tak pernah benar-benar tertinggal. Kita bertengkar, kata-kata meluncur menjadi bara, tapi aku tak pernah mengira bahwa api kecil itu akan membakar segalanya. Aku masih berdiri di tempat yang sama saat kau menghilang. Tak ada tanda, tak ada alasan yang bisa kupahami. Hanya angin malam yang berbisik samar, membawa aroma keraguan yang semakin menyengat. Di antara dinding sunyi, ada bayangan yang tak pernah bisa kuabaikan—kau dan dia, dalam kisah yang tak pernah kuceritakan. Aku menunggu di balik pintu rahasia, di kamar yang dulu menyimpan semua tawa kita. Namun kini, gelap menyelimuti segalanya. Bayang-bayangmu melebur bersama seseorang yang tak pernah kusebut namanya, meninggalkan aku dalam labirin kecurigaan yang terus menyala. Festival telah lama usai, namun ingatan ini tak ikut terbakar. Luka itu masih tersimpan rapi di antara kepingan...