Langsung ke konten utama

Cinta itu Cerita yang Nggak Ada Matinya

Nggak Ada Matinya? Kayak Slank aja yah hehehe… 😁 Tapi kamu kamu masih ingat sama Romeo-Juliet? Layla-Majnun? Atau Gilang-Dara? Mereka saksi sejarah dari perjalanan cinta manusia sepanjang masa. Dari masa Kerajaan Romawi, sampe abad milenium, kisah cinta emang nggak ada habisnya. Selalu nempel dalam memori otak sebaik-baiknya makhluk ciptaan Allah ini. Nggak percaya? Tanya deh sama ortu kita. Atau nggak ke kakek-nenek. Dijamin tanpa skenario. Cerita cinta pada zaman mereka mengalir sampe jauh tanpa hambatan. Indah temenan!!.


Media Massa adalah Senjata yang Berbahaya


[caption id="attachment_406" align="aligncenter" width="300"]Media Massa emang nggak ada matinya Gambar dari ilhamqmoehiddin.wordpress.com[/caption]

Asli bukan palsu. Kalo orang Banyuwangi bilang cinta itu everlasting alias nggak ada matinya. Topik tentang cinta dan segala lika-likunya masih memimpin klasmen di layar kaca kita. Dari percintaan remaja hingga percintaan serigala. Apalagi sekarang. Tontonan yang disampaikan media massa seperti mengharuskan untuk mengenal cinta. Parahnya, hal ini jadi ditiru sama dedek-dedek imut yang masih duduk dibangku SD. Alamak.




Aku aja sempet kaget, keponakan yang masih TK spontan nanya, “om, pacaran itu apa?”. Gubrakssss, gimana nggak pusing tuh jawabnya?. Cuma agak repot buat milih kata yang pas aja untuk ngejelasin ke mereka biar nggak salah nangkepnya. Juga nggak ketinggalan, info tentang pacaran, zina, dan ke-haram-an perbuatan itu dimata Allah. Ya, nggak coy??



Emang nggak ada matinya buat diobrolin


[caption id="" align="aligncenter" width="640"]Emang nggak ada matinya buat diobrolin Gambar dari speakoutinc.com[/caption]

Pernah nggak kamu seangkot sama siswa-siswi SD yang (kayaknya) baru mengenal cinta? Sambil diperjalanan pulang mereka bercerita heboh banget. Beneran heboh banget. Sambil ketawa-ketiwi mereka bisik-bisik tetangga. Lucunya bisik-bisik mereka sampe kedengeran semua penghuni angkot (itu bisik-bisik apa tereak non?). penumpang ibu-ibu sebelah akupun sampe geleng-geleng kepala merhatiin mereka. Weleh… 😥


Yang cowok ngomongin si Santi. Juara kelas yang ca’em rambutnya suka dikuncir, diantar jemput pake Avanza, plus suka nraktir teman-temannya. Gimana nggak pengen jadi temen deketnya. Numpang beken, dapat supply contekan PR, plus uang jajan pun utuh (jadi matre nih hehehe). Yang cewek pun ngomongin si Reza, lumayan ganteng sih, maen bola plastiknya jago, plus nggak urakan. Tapi namanya juga cinta anak SD, pasti jauh dari lirik-lirikan, sipu-sipuan eh kok sipu? Tersipu-sipu. Sampe yang dulu biasa aku lakuin nih, minjem buku PR hehehe. Perilaku klasik cinta monyet. Kalo lebih dari kayak gitu, hmm berarti udah dewasa sebelum waktunya. Dan bukan lagi cinta monyet, udah cinta gorila tuh.


Kalo remaja ABG dan orang dewasa, obrolannya pun sama, tak jauh dari kata cinta. Mulut sampe berbusa gosipinnya. Tips dan triknya pun dikupas sampe ber-subbab. Strategi PDKT dibahas sampe detail. Aksi penembakan diabadikan di reallity show. Nggak sampe disitu aja, kisah cinta mereka pun diobrolin kesana kemari. Dari asyik yang bikin hati syirik, sampe duka lara bersimbah air mata. Widih hiperbola amat… :D :D



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Selamat Wisuda

Hari ini tiba, detik yang dinanti. Jalan kita beriring, kini harus terbagi. Bersama, kita telah menempuh samudera ilmu, berlayar di bawah langit biru yang penuh asa. Tawa kita pernah bergema di sudut kelas, di malam-malam panjang yang penuh perjuangan. Tapi kini, tibalah saatnya untuk melangkah jauh—ke arah yang berbeda, dengan hati yang penuh harap. Di ujung senja, kita kan berjumpa. Meski jalan ini membawa kita ke arah yang berbeda, kenangan ini abadi, meski tak lagi sama. Aku tahu, kita akan selalu satu rasa. Sebab jejak kita telah terukir dalam setiap langkah pertama yang kini harus kita tapaki sendiri. Mungkin, ada air mata yang tertahan. Mungkin, ada rindu yang diam-diam berbisik dalam hati. Tapi kita adalah bintang yang pernah bersinar bersama, dan sinarmu akan selalu kurasa, meski dari kejauhan. Meski kita terpisah, takdir tak bisa dihalang. Kenangan ini akan selalu menjadi rumah, tempat hati kita kembali. Selamat wisuda, anak-anakku yang tercinta. Kita kan bertemu lag...

Perubahan Fisik, Fungsi, Dan Baku Mutu Yang Terjadi Di Pesisir Banyuwangi

Kian hari, kian bulan, kian tahun, pesisir di Selatan Jawa semakin tergambar jelas sebagai kawasan industri terlebih untuk sentra pertambangan di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari Kepmen ESDM No. 1204 K/30/MEM/2014 Tentang Penetapan Wilayah Pertambangan Pulau Jawa dan Bali.  Di dalam peta lampiran Kepmen tersebut secara jelas digambarkan bahwa seluruh kawasan pesisir Selatan Jawa ditandai dengan warna biru terang; warna yang menandakan kawasan pertambangan akan beroperasi. Ditambah adanya legitimasi dari peraturan – peraturan lainnya seperti UU No. 41 Tahun 1999, Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2010 dan PP Nomor 105 tahun 2015 yang mengatur tentang Kehutanan dan Penggunaaan kawasan Hutan. Artinya, kawasan lindung, hutan, pertanian dan pemukiman beserta seluruh makhluk hidup yang tersebar, membentang dan bermukim di seluruh pesisir selatan pulau Jawa, khususnya provinsi Jawa Timur, berada dalam ancaman yang serius. Lampiran dari Kepmen ESDM No. 1204 K/30/MEM/2...