Langsung ke konten utama

Kalo Udah Cinta Jangan Keburu “Geer”

Jatuh cinta itu boleh saja dan tidak ada yang ngelarang. Tapi kamu jika harus tetep cool, jangan keburu geer kalo ada lawan jenis membalas senyumanmu. Jangan pula keburu ungkapkap cinta ato “nembak” lewat lagu buatanmu, karena jujur aja, tak selamanya manusia bisa mengendalikan cinta. Itu sebabnya, biasa aja kalo kamu kebetulan mendadak jadi suka sama temen kamu yang berlainan jenis.

Tanpa sadar biasanya kita akan merapikan rambut serta dandanan kita, tanpa perlu komando kayak tentara, kita pasti langsung sumringah saat bisa mencuri pandangan “bidikan” kita. saat itu pasti kita merasa paling bahagia di dunia. Sebab kita punya cinta!. Bahkan kepengen teriak sama temen – temen, “Yes, aku bisa jatuh cinta!”

Wahai sobat muda, perasaan cinta memang nggak bisa ditahan. Nggak bisa dihalang-halangi dengan apa aja. Bahkan yang lebih ekstrim nggak bisa digeser – geser apalagi dimutasi ke lain hati. So, jangan heran kalo kita ingin buru – buru menuntaskan rindu kita pada seseorang yang “gangguin” tidur kita walau udah ketemu tadi pagi. Kita selalu ingin perasaan kita saling berbalas. Kita ingin jadikan ia sebagai dermaga tempat cinta kita berlabuh. Sampai tidak sadar kalo kita dikendalikan oleh cinta!.

Jangan keburu geer dahulu


Tapi saran dari saya, jangan “geer” kalo secara mendadak kita terserang sama virus yang namanya cinta. Kenapa? Karena, kalo kita belum cukup semedi kuat menahan bebannya, bisa – bisa jadi blunder bagi kita. Kita bisa sakit hati men. Bayangin aja, ketika kita terlalu “geer” alias gede rupa (gede rasa juga bisa), lalu kita bonek (bondo/modal nekat) menembak lawan jenis kita. Kita bisa dan siap bidik lalu nembak lawan jenis kita. Nah, tapinya diusia kalian yang lagi ABG dan “pensiunan” ABG, sering nggak siap kenyataan. Mungkin karena kurang pengalaman, jadinya pas ditolak, teroris bertindak (serem banget). Iya, aku pernah baca di koran bahwa ada seseorang laki – laki yang cintanya ditolak gadis pujaanya, dan langsung bertindak mengerahkan temen – temennya untuk meneror si gadis dan pacar pilihan si gadis hingga ada korban jiwa. (hmm… itu namanya cinta berbuah tahlilan 😂😂).

[caption id="" align="aligncenter" width="437"]jangan keburu geer dulu santai broo via lintasanpelangi.blogspot.com[/caption]

So intinya, boleh aja jatuh cinta. Nggak ada yang larang kok kalo kamu jatuh hati. Wajar aja lagi. tapi, mbok ya jangan keburu geer itu lho, hingga menafsirkan kalo cinta harus diwujudkan dengan bersatunya dua hati, lalu tergesa ungkapkan cinta. Padahal, sering kali di antara kita yang masih bau kencur ini nggak siap dengan kenyataan. Dalam bayangannya, cinta itu harus bersatu, cinta itu harus saling memiliki, itu sebabnya mau tidak mau cinta itu harus berbalas. Padahal, banyak kasus berakhir dengan kecewa. Itu karena kita ngotot cinta sama dia, sementara dia juga ngotot nolak kamu. Walah, itu namanya bertinju sebelah tangan 😢 huhuhu. Jadi, jangan cepet geer ya (cukup deh beberapa temen kamu (termasuk saya) yang pernah geer duluan, 😁 hihihi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Asal Usul Banyuwangi

Bagaimana asal-usul Banyuwangi? Kalau jawaban yang anda harapkan adalah rujukan sejarah, yang akan anda temui hanyalah rasa frustasi. Tak ada rujukan tertulis dalam laporan resmi Belanda (misalnya dari regent Banyuwangi ke gubernur jenderal di Batavia) atau catatan pribadi tentara Belanda atau tentara Inggris (yang juga pernah menduduki Banyuwangi).

Komponen Komunikasi Public Speaking - Bagian 1

Kesempatan sebelumnya, kita sudah membahas apa arti public speaking , apa persamaan public speaking dan conversation , apa strategi , dan yang juga hal yang sangat mendasar adalah dalam mendasari interaksi kita adalah persepsi, Anda masih in>Pertemuan kali ini kita akan membahas masalah komunikasi. Komunikasi dalam public speaking dapat dilihat dari sisi komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Kemarin kita sudah membahas komunikasi verbal dan non-verbal sedikit. Jadi misalnya kalau verbal itu lewat kata-kata dan kalau non-verbal adalah seluruh gerakan anggota tubuh, serta intonasi, dan sebagainya. Nanti kita akan bahas juga.