Jatuh cinta itu boleh saja dan tidak ada yang ngelarang. Tapi kamu jika harus tetep cool, jangan keburu geer kalo ada lawan jenis membalas senyumanmu. Jangan pula keburu ungkapkap cinta ato “nembak” lewat lagu buatanmu, karena jujur aja, tak selamanya manusia bisa mengendalikan cinta. Itu sebabnya, biasa aja kalo kamu kebetulan mendadak jadi suka sama temen kamu yang berlainan jenis.
Tanpa sadar biasanya kita akan merapikan rambut serta dandanan kita, tanpa perlu komando kayak tentara, kita pasti langsung sumringah saat bisa mencuri pandangan “bidikan” kita. saat itu pasti kita merasa paling bahagia di dunia. Sebab kita punya cinta!. Bahkan kepengen teriak sama temen – temen, “Yes, aku bisa jatuh cinta!”
Wahai sobat muda, perasaan cinta memang nggak bisa ditahan. Nggak bisa dihalang-halangi dengan apa aja. Bahkan yang lebih ekstrim nggak bisa digeser – geser apalagi dimutasi ke lain hati. So, jangan heran kalo kita ingin buru – buru menuntaskan rindu kita pada seseorang yang “gangguin” tidur kita walau udah ketemu tadi pagi. Kita selalu ingin perasaan kita saling berbalas. Kita ingin jadikan ia sebagai dermaga tempat cinta kita berlabuh. Sampai tidak sadar kalo kita dikendalikan oleh cinta!.
Tapi saran dari saya, jangan “geer” kalo secara mendadak kita terserang sama virus yang namanya cinta. Kenapa? Karena, kalo kita belum cukup semedi kuat menahan bebannya, bisa – bisa jadi blunder bagi kita. Kita bisa sakit hati men. Bayangin aja, ketika kita terlalu “geer” alias gede rupa (gede rasa juga bisa), lalu kita bonek (bondo/modal nekat) menembak lawan jenis kita. Kita bisa dan siap bidik lalu nembak lawan jenis kita. Nah, tapinya diusia kalian yang lagi ABG dan “pensiunan” ABG, sering nggak siap kenyataan. Mungkin karena kurang pengalaman, jadinya pas ditolak, teroris bertindak (serem banget). Iya, aku pernah baca di koran bahwa ada seseorang laki – laki yang cintanya ditolak gadis pujaanya, dan langsung bertindak mengerahkan temen – temennya untuk meneror si gadis dan pacar pilihan si gadis hingga ada korban jiwa. (hmm… itu namanya cinta berbuah tahlilan 😂😂).
[caption id="" align="aligncenter" width="437"]
santai broo via lintasanpelangi.blogspot.com[/caption]
So intinya, boleh aja jatuh cinta. Nggak ada yang larang kok kalo kamu jatuh hati. Wajar aja lagi. tapi, mbok ya jangan keburu geer itu lho, hingga menafsirkan kalo cinta harus diwujudkan dengan bersatunya dua hati, lalu tergesa ungkapkan cinta. Padahal, sering kali di antara kita yang masih bau kencur ini nggak siap dengan kenyataan. Dalam bayangannya, cinta itu harus bersatu, cinta itu harus saling memiliki, itu sebabnya mau tidak mau cinta itu harus berbalas. Padahal, banyak kasus berakhir dengan kecewa. Itu karena kita ngotot cinta sama dia, sementara dia juga ngotot nolak kamu. Walah, itu namanya bertinju sebelah tangan 😢 huhuhu. Jadi, jangan cepet geer ya (cukup deh beberapa temen kamu (termasuk saya) yang pernah geer duluan, 😁 hihihi)
Tanpa sadar biasanya kita akan merapikan rambut serta dandanan kita, tanpa perlu komando kayak tentara, kita pasti langsung sumringah saat bisa mencuri pandangan “bidikan” kita. saat itu pasti kita merasa paling bahagia di dunia. Sebab kita punya cinta!. Bahkan kepengen teriak sama temen – temen, “Yes, aku bisa jatuh cinta!”
Wahai sobat muda, perasaan cinta memang nggak bisa ditahan. Nggak bisa dihalang-halangi dengan apa aja. Bahkan yang lebih ekstrim nggak bisa digeser – geser apalagi dimutasi ke lain hati. So, jangan heran kalo kita ingin buru – buru menuntaskan rindu kita pada seseorang yang “gangguin” tidur kita walau udah ketemu tadi pagi. Kita selalu ingin perasaan kita saling berbalas. Kita ingin jadikan ia sebagai dermaga tempat cinta kita berlabuh. Sampai tidak sadar kalo kita dikendalikan oleh cinta!.
Jangan keburu geer dahulu
Tapi saran dari saya, jangan “geer” kalo secara mendadak kita terserang sama virus yang namanya cinta. Kenapa? Karena, kalo kita belum cukup semedi kuat menahan bebannya, bisa – bisa jadi blunder bagi kita. Kita bisa sakit hati men. Bayangin aja, ketika kita terlalu “geer” alias gede rupa (gede rasa juga bisa), lalu kita bonek (bondo/modal nekat) menembak lawan jenis kita. Kita bisa dan siap bidik lalu nembak lawan jenis kita. Nah, tapinya diusia kalian yang lagi ABG dan “pensiunan” ABG, sering nggak siap kenyataan. Mungkin karena kurang pengalaman, jadinya pas ditolak, teroris bertindak (serem banget). Iya, aku pernah baca di koran bahwa ada seseorang laki – laki yang cintanya ditolak gadis pujaanya, dan langsung bertindak mengerahkan temen – temennya untuk meneror si gadis dan pacar pilihan si gadis hingga ada korban jiwa. (hmm… itu namanya cinta berbuah tahlilan 😂😂).
[caption id="" align="aligncenter" width="437"]

So intinya, boleh aja jatuh cinta. Nggak ada yang larang kok kalo kamu jatuh hati. Wajar aja lagi. tapi, mbok ya jangan keburu geer itu lho, hingga menafsirkan kalo cinta harus diwujudkan dengan bersatunya dua hati, lalu tergesa ungkapkan cinta. Padahal, sering kali di antara kita yang masih bau kencur ini nggak siap dengan kenyataan. Dalam bayangannya, cinta itu harus bersatu, cinta itu harus saling memiliki, itu sebabnya mau tidak mau cinta itu harus berbalas. Padahal, banyak kasus berakhir dengan kecewa. Itu karena kita ngotot cinta sama dia, sementara dia juga ngotot nolak kamu. Walah, itu namanya bertinju sebelah tangan 😢 huhuhu. Jadi, jangan cepet geer ya (cukup deh beberapa temen kamu (termasuk saya) yang pernah geer duluan, 😁 hihihi)
Komentar
Posting Komentar