Langsung ke konten utama

Perhatian Bisa Menumbuhkan Cinta

Ada yang grogi dan salting (salah tingkah) kalo bertemu dengan seseorang yang mampu melelehkan hati? 😱. Jujur saja, ini adalah gejala umum yang bisa menimpa siapa aja. Asli speechless. Kehilangan kata – kata itu bertemu dengan orang yang auranya langsung menembus ruang hati kita. Rasa – rasanya ada yang tidak bisa diungkapkan dengan sebaris kata – kata. Kita malah grogi dan detak jantung rasanya sedang berpacu dengan guncangan perasaan di hati kita yang sering perhatian.

Telalu sering perhatian sih..


Saat itu, panah – panah asmara bisa saja saling dilepaskan. Menuju sasaran masing – masing. Bersarang tepat di nyawa. Membawa kita ke suasana yang sama sekali sulit untuk diterjemahkan dengan kata – kata. Jadi jangan heran, kalo ada orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Hmm.. nggak mustahil memang. Banyak juga lho, temen yang Love at First sight itu 😍.

Ah, rasanya soal rasa cinta ini memang udah dikabarin dan dituliskan di Kitab Al-Quran.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa – apa yang diingini, yaitu: wanita – wanita, anak – anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang – binatang ternak, sawah, dan ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran:14)



Indah ? ya, betul banget. Dijadikan indah pada pandangan manusia tentang kecintaan kepada apa yang diingininya. Sampek – sampek Piyu semangat mendendangkan tembang Begitu Indah­-nya bersama Padi.

Bila cinta membuka rasa, begitu indah mengukir hatiku. Menyentuh jiwaku, hapuskan semua gelisah


PADI

Padi benar. Siapa sih yang nggak merasa indah kalo jatuh cinta?  Dan cinta itu bisa datang dari mana saja. Tapi yang jelas, cinta bisa tumbuh dalam lingkungan yang mengkondisikan. Jadi tak usah heran ketika sinyal pesona yang kita miliki ditangkap dengan jelas oleh lawan jenis kita ketika kita berinteraksi dengannya. Cinta bisa datang saat kita bertemu di perpus dengan si dia, atau juga kebetulan dalam satu tim dengan dia, bisa juga muncul saat kita nggak sadar saling bertatap mata di dalam angkotan kota dengan seseorang yang punya pesona unik dan menarik kita, cinta juga bisa hadir dan mulai tumbuh manakala suara kita dan dirinya berinteraksi dengan bantuan sinyal telepon (walau kita nggak pernah ketemu sebelumnya), dan cinta pun jangan heran jika muncul ketika kita membaca tulisan – tulisan si dia di komunitas dunia maya (padahal kita belum pernah ketemu sosoknya). Aseli cinta bisa mematahkan seluruh argumen ilmiah tentang bidang keilmuan apapun. Jadi, bersiaplah menerima kehadiran cinta. Selain karena keindahannya, cinta juga tak bisa diprediksi kedatangannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Takut

Ketakutan itu bukan hanya tentang hal-hal yang menyeramkan, tapi juga tentang sesuatu yang perlahan-lahan memudar dari genggaman—tanpa bisa dicegah. Aku pernah berpikir bahwa mencintaimu berarti memiliki keberanian, bahwa kasih sayang bisa mengalahkan segala kecemasan. Tapi nyatanya, semakin besar cinta ini, semakin besar pula ketakutan yang mengikutinya. Takut kehilangan. Takut kau berubah. Takut aku bukan lagi rumah yang kau cari. Kini, langkahku semakin pelan. Waktu yang dulu terasa seperti alunan lembut, kini menjadi detik-detik yang menyeretku ke dalam kenyataan pahit. Aku bertanya pada bintang, pada angin, pada gelapnya malam—haruskah aku menerima bahwa kehilangan ini adalah takdir? Tapi tak ada jawaban. Hanya sunyi yang mengisi ruang di mana kau dulu berada. Dan pada akhirnya, aku harus berdamai dengan ketakutanku sendiri. Sebab kau telah pergi, dan yang tertinggal hanyalah aku… dan bayanganmu yang tak pernah benar-benar hilang.

Tepi Memori

Senja itu jatuh perlahan, menggulung riuh pesta sekolah ke dalam kesunyian. Di bawah lampu-lampu temaram, langkahmu menjauh, meninggalkan jejak yang tak pernah benar-benar tertinggal. Kita bertengkar, kata-kata meluncur menjadi bara, tapi aku tak pernah mengira bahwa api kecil itu akan membakar segalanya. Aku masih berdiri di tempat yang sama saat kau menghilang. Tak ada tanda, tak ada alasan yang bisa kupahami. Hanya angin malam yang berbisik samar, membawa aroma keraguan yang semakin menyengat. Di antara dinding sunyi, ada bayangan yang tak pernah bisa kuabaikan—kau dan dia, dalam kisah yang tak pernah kuceritakan. Aku menunggu di balik pintu rahasia, di kamar yang dulu menyimpan semua tawa kita. Namun kini, gelap menyelimuti segalanya. Bayang-bayangmu melebur bersama seseorang yang tak pernah kusebut namanya, meninggalkan aku dalam labirin kecurigaan yang terus menyala. Festival telah lama usai, namun ingatan ini tak ikut terbakar. Luka itu masih tersimpan rapi di antara kepingan...