Langsung ke konten utama

Jomblo Strikes Again

Hai para omnivora dan bersel dua, bertemu lagi nih dengan aku, admin kurus yang belum gemuk. Akibat tulisanku yang ini, aku jadi babak belur dihajar sama Fina dan seantero jomblo indonesia. Dan akhirnya, setelah rasa sakit yang bertubi - tubi, aku meralat opiniku di tulisanku sebelumnya. Pertama, jomblo bukan makhluk yang paling berlapang dada. Yap, betul. Saking luasnya, pesawat bisa mendarat. Aku lupa ada dua fakta penting.

  1. jomblo gak cuma laki.

  2. pesawat gak bisa mendarat di pegunungan.


Selanjutnya, opini yang aku ralat yang kedua, makhluk paling ngenes bukan jomblo, tapi cowok – cowok yang udah taken. "Kok iso cak?" Eh, serius. Aku punya lho, temen yang udah taken!. Setiap hari kalo diajak main DOTA di warnet sebelah, dia gak pernah bisa. Alasannya selalu sama, “duit gue udah keperes habis buat jajan sama pacar gue”. Wajahnya juga kayak habis diperas tuh 😁.

Nggak cuma modal duit doang


[caption id="" align="aligncenter" width="543"]Jomblo harus banyak uang Ilustrasi uang dari merdeka.com[/caption]

Dan yang perlu kamu tahu, jalan sama cewek itu gak cuman modal duit doang bro. Tapi, perlu kekuatan dan kejantanan yang tinggi. Gak percaya? Contoh aja tuh Tuan Krab, badan kekar, otot kawat, tulang besi. Tapi karena dulu sering pacaran, otaknya sekarang Cuma dipake buat mikir caranya ngirit duit. Ada lagi tuh temen aku yang lain. aku ketemu dia lagi nemenin pacarnya shopping udah 2 hari. Mulutnya udah kaya mulut ikan yang bilang, “yang, pulang yuk! Yang, pulang yuk” tapi nggak digubris sama ceweknya. Kasihan 😂😂.

Sejujurnya nih ya, yang paling menyusahkan dari cewek itu adalah “terserah”. Kalo kamu tanya seseuatu, dia jawab “terserah”, udah, sekarat kamu. Maju salah, mundur salah. Kamu jawab sesuatu, dia banyak alesan terus. Dan kalo kamu gak jawab, dia malah bilang, “ih, jadi cowok kok gak peka?”😤. Please, girls! Kalian kalo gitu terus, aku sebagai cowok lebih milih membobol atm ketimbang bobol isi hati kalian. Bobol atm, dapet duit banyak lho! Nah, bobol isi hati cewek dapet apa? Kantung empedu? Sejujurnya nih ya, kalo ada cewek kayak gitu, pengen aku cekek.

Eh, yang cewek jangan marah dulu. Ini cuma opini aku buat rata - rata cewek lho ya! Kalo gak merasa ya jangan marah. Inget, aku di sini bukan menertawakan kalian, tapi tertawa bersama kalian. tapi nih, sedikit tips dari aku. Kalo kamu mau menghindar dari cewek yang nyebelin kayak gitu. Gampang. Women is always right, kan? Jadi kalo ditempat rame, biasakan kamu jalan di jalur kiri. Nah, coz women is always right, pasti kamu ada di kiri. Tinggal nunggu aja tuh cewek nyrempet keramaian. Dan sedikit demi sedikit dia akan menghilang entah kemana. Tapi kalo kamu gak tega, kasih aja ke aku, aku terima kok. Asal bukan dijah yellow dan setipenya ya hehehe... 😁

Yang Jomblo, Ta'aruf aja


[caption id="" align="aligncenter" width="384"]Yang jomblo taaruf aja Gambar dari blogspot.com[/caption]

Tapi bukan berarti aku mengecam perjodohan lho ya!. Saran aja, kalo kamu emang seneng sama doi, ta’aruf (mengenal lebih dekat) aja dahulu. Gak usah pacaran!. Kalo duit udah memadai, langsung nikah aja!. Gak usah nunggu lama! Kan lebih enak.

Nah, mumpung nanti malam minggu, ayo kita melaksanakan ritual mingguan yang telah berlangsung beratus-ratus abad!. Nggangguin orang – orang yang sedang pacaran 👻👻.

Terakhir, terimakasih pembaca yang setia (katanya) yang udah mantengin post ini. Penulis minta maaf jika ada kata yang kurang berkenan, apapun itu. Penulis sangat menerima kritik dan saran dari teman pembaca, oke? Selamat bermalam minggu dan Selamat tahun baru 👏👏☺.
Sorry kalo garing. Oh ya, jangan minta adminnya bikin lelucon tentang mantan, entar baper lagi.

Komentar

  1. sekarang tulisannya curhat terus yah.. :D
    tadi cinta - cintaan, katanya mau dakwah eh malah curhat :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Selamat Wisuda

Hari ini tiba, detik yang dinanti. Jalan kita beriring, kini harus terbagi. Bersama, kita telah menempuh samudera ilmu, berlayar di bawah langit biru yang penuh asa. Tawa kita pernah bergema di sudut kelas, di malam-malam panjang yang penuh perjuangan. Tapi kini, tibalah saatnya untuk melangkah jauh—ke arah yang berbeda, dengan hati yang penuh harap. Di ujung senja, kita kan berjumpa. Meski jalan ini membawa kita ke arah yang berbeda, kenangan ini abadi, meski tak lagi sama. Aku tahu, kita akan selalu satu rasa. Sebab jejak kita telah terukir dalam setiap langkah pertama yang kini harus kita tapaki sendiri. Mungkin, ada air mata yang tertahan. Mungkin, ada rindu yang diam-diam berbisik dalam hati. Tapi kita adalah bintang yang pernah bersinar bersama, dan sinarmu akan selalu kurasa, meski dari kejauhan. Meski kita terpisah, takdir tak bisa dihalang. Kenangan ini akan selalu menjadi rumah, tempat hati kita kembali. Selamat wisuda, anak-anakku yang tercinta. Kita kan bertemu lag...

Asal Usul Banyuwangi

Bagaimana asal-usul Banyuwangi? Kalau jawaban yang anda harapkan adalah rujukan sejarah, yang akan anda temui hanyalah rasa frustasi. Tak ada rujukan tertulis dalam laporan resmi Belanda (misalnya dari regent Banyuwangi ke gubernur jenderal di Batavia) atau catatan pribadi tentara Belanda atau tentara Inggris (yang juga pernah menduduki Banyuwangi).