Langsung ke konten utama

Perkasa Lewat yang Namanya Cinta

Ini bukan soal adu fisik lho, bukan pula soal pamer senjata untuk menakut – nakuti musuh. Kalo kebetulan bicara tentang cinta dan ke-perkasa-an, itu karena kita ingin mengajak kamu untuk berbagi soal cinta dan ke-perkasa-an, atau dibalik juga boleh : keperkasaan dan cinta.


Sebagaimana kebencian, cinta adalah ujian. Siapa aja yang bisa melewati ujian, maka sudah pasti termasuk golongan yang perkasa. Kalo dalam cerita persilatan, perkasa sering diidentikan dengan orang yang sakti “Masturguna” (sekali – kali boleh dong ngga pake Mandra! 😂). Seseorang yang perkasa biasanya tangguh melawan musuh. Ia punya ilmu bela diri yang lihai, tubuhnya juga tak mempan dibacok, bahkan ia bisa menghilang. Ilmu apa saja sudah dipelajari dan diamalkan. Ia tumbuh jadi sosok jagoan, dan tentunya perkasa. Latihan dan ujian yang diterimanya mampu memoles dirinya dalam menghadapi berbagai kendala dan rintangan.


Nah, seumpama jagoan silat, maka cinta seharusnya bisa membuat pemiliknya perkasa. Ia tak akan tergoda manisnya madu cinta, dan bahkan lihai melewati jeram – jeram cinta dalam hidupnya. Tanpa kehilangan rasa cinta, ia mampu tetap tampil perkasa. Rasa – rasanya agak jarang deh kita nemuin sosok yang kaya begini. Tapi, bukan berarti sulit diciptakan kan?. Ya, mulailah kita pupuk diri agar ketika jatuh cinta, jeram – jeram cinta kita nggak ngejerumusin diri ke jurang kehinaan hidup. Kita tetap perkasa dengan cinta.


Jangan keburu geer dan jangan tergesa ungkapkan cinta kepada lawan jenis kita. timang – timang rasa aja dulu, dan pastikan tidak diekspresikan lewat pergaulan bebas. Sebaliknya kalo jatuh cinta, energinya gunakan saja untuk membuat kita lebih kreatif dengan melakukan kegiatan bermanfaat, yakin sajalah, satu saat ia akan tumbuh mekar di taman hati kita, dan menjadi milik bersama orang yang kita cinta. Tunggu saatnya tiba. Saat kuncup menjadi mekar dan berbunga. Dengan izin Tuhan masa itu bisa kita lewati dengan tanpa cacat. Terus berdoa dan selamat menikmati cinta dan jangan lupa perkasalah lewat yang namanya cinta 😇.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Asal Usul Banyuwangi

Bagaimana asal-usul Banyuwangi? Kalau jawaban yang anda harapkan adalah rujukan sejarah, yang akan anda temui hanyalah rasa frustasi. Tak ada rujukan tertulis dalam laporan resmi Belanda (misalnya dari regent Banyuwangi ke gubernur jenderal di Batavia) atau catatan pribadi tentara Belanda atau tentara Inggris (yang juga pernah menduduki Banyuwangi).

Komponen Komunikasi Public Speaking - Bagian 1

Kesempatan sebelumnya, kita sudah membahas apa arti public speaking , apa persamaan public speaking dan conversation , apa strategi , dan yang juga hal yang sangat mendasar adalah dalam mendasari interaksi kita adalah persepsi, Anda masih in>Pertemuan kali ini kita akan membahas masalah komunikasi. Komunikasi dalam public speaking dapat dilihat dari sisi komunikasi verbal dan komunikasi non-verbal. Kemarin kita sudah membahas komunikasi verbal dan non-verbal sedikit. Jadi misalnya kalau verbal itu lewat kata-kata dan kalau non-verbal adalah seluruh gerakan anggota tubuh, serta intonasi, dan sebagainya. Nanti kita akan bahas juga.