Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Jomblo Strikes Again

Hai para omnivora dan bersel dua, bertemu lagi nih dengan aku, admin kurus yang belum gemuk. Akibat tulisanku yang ini , aku jadi babak belur dihajar sama Fina dan seantero jomblo indonesia. Dan akhirnya, setelah rasa sakit yang bertubi - tubi, aku meralat opiniku di tulisanku sebelumnya .

Sejarah dan Bagaimana Cara Merayakan Tahun Baru?

Tahun baru masehi pertama kali dirayakan pada Tanggal 1 januari 45M. Yaitu setelah Kaisar Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma dibantu Sosigenes.

Etiket Komunikasi yang Mendasari Public Speaking

Kalau kita membahas etiket  dalam public speaking, maka dapat dilihat bahwa etiket itu bisa dibagi dalam dua bagian besar: etiket individu, yang satunya lagi etiket sosial. Etiket individu adalah etiket yang berlaku dalam lingkungan sendiri atau lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga inti. Kalau etiket sosial adalah etiket yang berlaku di luar keluarga inti, yaitu di masyarakat.

Asal Usul Banyuwangi

Bagaimana asal-usul Banyuwangi? Kalau jawaban yang anda harapkan adalah rujukan sejarah, yang akan anda temui hanyalah rasa frustasi. Tak ada rujukan tertulis dalam laporan resmi Belanda (misalnya dari regent Banyuwangi ke gubernur jenderal di Batavia) atau catatan pribadi tentara Belanda atau tentara Inggris (yang juga pernah menduduki Banyuwangi).

Batalyon Macan Putih Riwayatmu Dulu

Dalam rangka penyempumaan Organisasi Pertahanan di daerah Kabupaten Banyuwangi,Pada tanggal "17 September 1946", kedua Batalyon TRI di daerah Kabupaten Banyuwangi dilebur dan bergabung menjadi satu Batalyon saja. kedua Batalyon, yakni

Jomblo Strikes | Fakta Tentang Jomblo

Kemaren lagi enak – enaknya nih ngobrol sama temen, eh tiba – tiba nyinggung tentang blog ini, dan nganggep aku udah jago nulis. Hahaha nggak kok ini juga masih belajar. Eh eh eh ternyata dia-nya nantangin buat ditulisin seseuatu di blog ini. Buat temenku yang berinisial F.I.N.A (bukan nama samaran), ini sudah kutulisin sesuatu spesial buat kamu. Aku cuma ngambil sesuatu yang aku tau dari kamu doang kok fin, nggak yang lain – lain. dan aku juga akan berusaha nggak memperburuk nama kamu hehehe. Jadi yang aku ambil tentang kamu adalah fakta kalau ternyata kamu jomblo heuheu... 😁

3 Hal yang Mempresentasikan Pilihan Etis Bagi Pembicara dan Pendengar

Nah, untuk menjawab semua itu, ada tiga hal yang merepresentasikan pilihan etis bagi pembicara dan pendengar dari Elspeth Tilley , seorang ahli etika komunikasi publik dari Massey University.

[Chord] Lagu Nasional - Indonesia Pusaka

misc. chord Csus2 C7M C7 G/G# G/B |---3---| |---0---| |---0---| |---3---| |---x---| |---1---| |---0---| |---1---| |---3---| |---0---| |---0---| |---0---| |---3---| |---4---| |---0---| |---2---| |---2---| |---2---| |---5---| |---0---| |---3---| |---3---| |---3---| |---5---| |---2---| |---x---| |---x---| |---x---| |---4---| |---x---| C = do C                        Em Indonesia tanah air beta Am                    G Pusaka abadi nan jaya C                       Dm F Indonesia sejak dulu kala C     G                   C Tetap di puja-puja bangsa G                              C Di sana tempat lahir beta B                             E Dibuai dibesarkan bunda C                            Dm F Tempat berlindung di hari tua C               G             C Tempat akhir menutup mata mencoba sedikit improvisasi C                        Csus2 C Indonesia tanah air beta C7M Am D                G Pusaka abadi nan jaya C        C7              F Fm Indonesia sejak dulu kala...

Gita Samudra

Pantai ini pernah menyimpan jejak langkah kalian—dua pasang kaki yang berlari di atas pasir, menciptakan jejak yang tak lekang oleh angin. Ombak pertama yang menghempas, adalah ombak yang mempertemukan dua hati, seperti dua kapal yang kebetulan berlayar dalam arah yang sama. Di bawah langit senja yang menggantung rendah, kalian berdiri dalam diam, membiarkan angin laut membawa aroma cerita yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah mencintai tanpa kepastian. Tapi laut selalu berubah. Pasang surut datang dengan tenang, lalu perlahan membawa segalanya pergi. Buih yang dulu bertaut kini tercerai, terhisap oleh arus yang lebih besar. Cinta kalian tak lagi sekuat batu karang—ia lebih seperti sedimen yang perlahan hanyut, terbawa ke muara perpisahan. Laguna tempat kalian dulu berlabuh kini sunyi. Tak ada suara tawa yang dulu memenuhi udara, hanya hembusan angin katabatik yang mengingatkan bahwa segalanya telah berlalu. Pantai ini ingin kalian tetap bersama, Namun garis pantai mer...

Etiket dalam Public Speaking - Bagian 2

Contohnya yang paling sederhana, kalau kita tidak pernah berbusana rapi, maka jangan pernah sekali-sekali bicara soal penampilan. Karena tatkala kita memaksakan melakukan itu, yang terjadi orang hanya akan mencibir dan mengatakan, “Ah, itu kan hanya teori. Buktinya kamu sendiri tidak berpenampilan rapi.” Gitu ya? Itu yang contoh, salah satu contoh, kenapa etiket itu sesuatu yang harus diterapkan tidak hanya diucapkan. Nah, sekarang apa saja sih yang harus diperhatikan dalam etiket public speaking?