Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Ketika Lingkungan Juga Ikut - Ikutan Membentuk Jati Diri dan Perilakumu

Namanya juga kebutuhan untuk melestarikan jenis, nggak akan “tegang” kalau nggak ada yang merangsang.

Karena Kebutuhan Setiap Manusia itu Sama

Dear pembaca enkawardana.com, apa sih yang buat kita tertarik kepada lawan jenis? Kok bisa ya? Jantung berdegup kencang, kaki bergetar hebat saat cewek seimut dan selucu Pevita Pearce ngedeketin kita. Tiba – tiba keringat dingin bercucuran nggak lama ketika cowok se- cool ­Rio Haryanto ngajakin chit – chat ke kita. Eh kok bisa gitu ya? Jangan – jangan emang kita lagi sakit. Walah...

Kalau Sudah Cinta, Jadi Lupa Segalanya

Katanya Budhe Titiek Puspa sih, jatuh cinta berjuta rasanya. Nano – nano saja sampe kalah rame rasanya. Ada senang, sedih, suka, benci, rindu, tersipu, malu, sampe yang malu – malu tapi mau. Semuanya tumplek jadi satu di hati orang yang sedang dimabuk asmara. Senang bisa deket sama gebetannya. Sedih kenapa nggak jadian jadian. Suka dengan tingkah laku pasangannya yang seolah nggak ada jelaknya ( husnudzan every day ). Benci, tapi plesetan dari benar – benar cinta (lho?). Rindu, udah pastinya kalo udah terpisah sama doi. Padahal sih si doi cuma ijin ke toilet doang hihihi 😀. Tersipu malu tapi mau dengan munculnya warna merah muda di pipi yang bikin salting alias salah tingkah. Nah kalo udah gini, siapa yang mau hatinya disterilkan dari dunia merah muda bahagia ini?

Tanpa Cinta, Hidup Terasa Garing dan Gak Ada Rasanya

Benar nggak sih, tanpa cinta bikin hidup kita garing? Kita jatuh cinta sampe jatuh-bangun untuk dapetin si doi sang pujaan hati emang wajar. loh kok wajar? .  He’em. soalnya rasa cinta sendiri sudah ada sejak kita lahir di dunia , itupun butuh pengorbanan untuk mendapatkannya. Yang nggak wajar kalo kita sampe jadi budak cinta kayak Panglima Tianfeng. Karena jadi budak cinta lalu melupakan Yang Maha Cinta: Allah swt. astagfirullah 😱😱

Cinta itu Cerita yang Nggak Ada Matinya

Nggak Ada Matinya? Kayak Slank aja yah hehehe… 😁 Tapi kamu kamu masih ingat sama Romeo-Juliet? Layla-Majnun? Atau Gilang-Dara? Mereka saksi sejarah dari perjalanan cinta manusia sepanjang masa. Dari masa Kerajaan Romawi, sampe abad milenium , kisah cinta emang nggak ada habisnya. Selalu nempel dalam memori otak sebaik-baiknya makhluk ciptaan Allah ini. Nggak percaya? Tanya deh sama ortu kita. Atau nggak ke kakek-nenek. Dijamin tanpa skenario. Cerita cinta pada zaman mereka mengalir sampe jauh tanpa hambatan. Indah temenan!! .

Sejak Lahir Kita Sudah Punya Cinta

Sahabatku yang bebas hatinya, terbukti kan kalo rasa suka dan cinta kepada lawan jenis itu sudah di set default sejak manusia nongol di bumi . Dari zaman Nabi Adam sampe era Adam Air, dari zaman Nabi Sulaiman hingga masa Yuskardiman (siapa ini? :D ), rasa itu nggak hilang ditelan bumi. Artinya,

Kisah Cinta Sepanjang Masa

Lain waktu dan budaya, lain lagi ceritanya kalo ngomongin soal cinta. Tiap masa punya cerita cinta yang berbeda. Kesamaannya cuma satu, pelakunya dua insan manusia berjenis kelamin yang berbeda yang tengah dilanda asmara. Betul? Nah berikut kita kasih deh beberapa penggalan kisah cinta klasik masa lalu. Kisah yang tertulis dalan tinta merah muda sejarah manusia. Kisahnya tak habis dimakan usia karena begitu menyentuh dan jadi pelajaran tersendiri buat kita-kita yang hidup di abad milunyium , eh milenium ini hehehe 😂

Jika Harus Tetap Berlabuh

Memang aneh ya, kebanyakan dari kita sudah cerasa cukup mencintai dalam doa pada “mode bayangan”, loh kok bayangan? Maksudnya

Nikmati Cinta Tanpa Rasa Bersalah

Menikmati tapi tanpa rasa bersalah?  lha memangnya menikmati itu ada juga yang dengan rasa bersalah ya? Hmm begini masbro.. mencintai itu memang anugerah. Cinta itu indah dan layak untuk dimiliki. Karena siapa saja yang ngga punya cinta, berarti ia tidak mencintai (eh gimana sih? Bener kan? Hehehe 😀). Iya, maksudku kalo kita ngga punya rasa cinta dijamin ngga bisa menikmati keindahan cinta, gitu lho.

Andai Aku Bisa Mencintaimu

Andai aku bisa bacakan sebait puisi di bawah jendela kamarmu, Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat disampaikan kayu kepada api, yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. Sapardi Djoko Damono

Kenapa Aku Bisa Sayang Kamu? Karena Ada Rasa Saling Memiliki

Kata om Sternberg sih, Cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat, dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan, dan sebagainya. Kisah pada setiap orang berasal dari “skenario” yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita, dan sebagainya. Kisah ini biasanya mempengaruhi orang bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan ( e-psikologi.com ). Fiuuh kutipannya memiliki arti yang kompleks, tapi benar kan? 😊

Februari Penuh Cinta (Doa Valentine)

Waah udah Bulan Februari aja nih…. this is valentine day meen!!! :D Buat yang bulan lalu udah dapet pasangan, diawet – awet yah, kalo perlu di formalin kalo perlu. Selamat menikmati malam minggu dengan pengeluaran nambah, yang tadinya makan sendiri, sekarang makan sama ceweknya. Itupun kalo ceweknya nggak ngajak orangtuanya, kalo ngajak pasti tambah tekor. Itu juga kalo cuma ngajak makan, belum kalo ngajak umroh (mau pacaran apa mau buka biro haji tuh) tambah tekor 😁.

Kenapa Aku Bisa Sayang Padamu?

Aku sering bermain dengan sahabat-sahabatku. Saking seringnya, aku kenal satu per satu kebiasaan mereka, sampai hafal gimana kondisi sahabatku. Aku tahu apa yang membuat sahabatku bisa merasa bahagia, dan hal apa saja yang membuat sahabatku sedih. Itu karena sering bertemu dan bermain. Kita saling cerita dan bahkan saling menggangu. Kebersamaan inilah yang membuat aku mengenal karakter sahabatku satu per satu. Kebersamaan pula itulah memunculkan rasa sayang, meski adakalanya jika aku di­ -bully ­juga bisa jadi kesal. Intinya,

Kalo Udah Cinta Jangan Gelap Mata

O ya, tau nggak cinta juga bisa juga gelap mata alias tak pandang bulu , lho (bulunya sapa aja udah). Tak pandang bulu bisa berarti kita mencintai siapa saja, dan dari kalangan mana saja. Nggak pilih – pilih pokoknya. Karena semua berhak mendapatkan cinta. Pandang tak jemu, tentu saja ketika kita memandang seseorang yang jadi kembang impian, kita bisa betah berlama – lama menatapnya. Nggak bosen, sepertinya ada medan magnet yang berinduksi di antara kita dengannya dengan kekuatan gaya tarik – menarik yang sangat kuat.

Kalo Udah Cinta Jangan Keburu “Geer”

Jatuh cinta itu boleh saja dan tidak ada yang ngelarang. Tapi kamu jika harus tetep cool, jangan keburu geer kalo ada lawan jenis membalas senyumanmu. Jangan pula keburu ungkapkap cinta ato “nembak” lewat lagu buatanmu, karena jujur aja, tak selamanya manusia bisa mengendalikan cinta. Itu sebabnya, biasa aja kalo kamu kebetulan mendadak jadi suka sama temen kamu yang berlainan jenis.

Karena Cinta Bikin Kita Kreatif

Kreatif pada diriku terjadi ketika dulu waktu aku jatuh cinta, aku bisa buat puluhan puisi dan beberapa lagu romantis. Tentu saja tentang cinta. Jatuh cinta bisa buat kita bisa mengasah perasaan kita dengan kata – kata halus, dengan kalimat – kalimat yang menyenangkan. Cinta mengalirkan kebekuan dalam darahku dan merangsang otak untuk membuat jari - jemari menari membuat karya tentang cinta (tuh kan 😁)

Cinta itu Bikin Hidup Lebih Hidup

Seperti sudah “ kesepakatan ” umum kalau cinta itu bisa membuat hidup lebih hidup (meski bagi sebagian kalangan, cinta itu juga bisa menciptakan kematian dalam hidupnya. Itu kalau cintanya nggak kesampaian atau yang bertepuk sebelah tangan). Nah, secara umum pada tahap awal, setiap orang yang merasakan jatuh cinta selalu berbunga – bunga dan ceria. Kenapa?

Perhatian Bisa Menumbuhkan Cinta

Ada yang grogi dan salting (salah tingkah) kalo bertemu dengan seseorang yang mampu melelehkan hati? 😱. Jujur saja, ini adalah gejala umum yang bisa menimpa siapa aja. Asli speechless . Kehilangan kata – kata itu bertemu dengan orang yang auranya langsung menembus ruang hati kita. Rasa – rasanya ada yang tidak bisa diungkapkan dengan sebaris kata – kata. Kita malah grogi dan detak jantung rasanya sedang berpacu dengan guncangan perasaan di hati kita yang sering perhatian.

Berbahagialah Kamu Jika Punya Cinta

Kamu pernah dengar lagunya Sheila On7 yang kaya gini nih liriknya, “Coba berusaha untuk lebih mencintaiku, Aku ‘kan mencoba hal yang sama/Aku pun tak ingin meninggalkan tempat ini, Apa yang kau rasakan aku juga merasakan…”

Cinta Itu Karena Faktor Kesamaan

Cinta itu juga bisa datang dari kesamaan nasib atau jalan hidup. Jadi jangan minder dan keburu bingung kalo kita bernasib kurang beruntung dibanding yang lain yah, karena dibalik itu masih ada cinta untuk kita. Banyak orang jatuh cinta melalui nasib yang sama. Sesama pekerja di sebuah perusahaan ataupun satu sekolah, karena sering ketemu dan tahu kondisi kehidupan masing  – masing, cinta pun bisa tumbuh dan bersemi antara mereka. Seorang pemulung dan pengemis (maaf lho 😇)

Kulihat, Lalu Ku Terpikat

Jangan sepelekan fungsi organ tubuh yang satu ini. Dunia ini terasa begitu indah untuk dilewatkan dari pandangan. Melalui mata pula kita bisa memandang alam sekitar, termasuk orang yang ada di dalamnya. Sebuah pandangan mata bisa menghantarkan seseorang untuk jatuh hati hingga terpikat padanya. Bener lho, kagak bo’ong. Itu sebabnya ada pepatah, “ darimana datangnya cinta , dari mata turun ke hati”. Benar kan? 😀.

Cinta? Kamu Datang Darimana?

Kamu pasti sering dengar pepatah begini, “Darimana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali. Darimana datangnya cinta, dari mata turun ke hati ”. Ya, pepatah ini sepertinya udah berurat – akar. Diyakini sebagai bagian dari proses kehidupan yang mestinya terjadi. Meski dalam beberapa kasus, pepatah ini nggak berlaku. Lihat deh bagaimana dua sejoli yang (maaf) tunanetra. Bagi mereka tentunya cinta bukan datang dari mata turun ke hati. Tapi buat mereka, cinta bisa datang dari sebuah persamaan nasib , mungkin saja kan?

Ingin Dapatkan Cinta? Poles Pesona Kita!

Nggak dilarang kok untuk berdandan, begitu pula nggak ada salahnya kalau kita memoles pesona yang kita miliki agar orang lain suka dengan kita. yakin aja, acapkali rasa suka itu berawal dari hal yang sepele saja. Jadi, jangan minder kalo kita nggak punya pesona yang ideal kayak orang lain. wajah kita pas-pasan , tubuh kita semampai alias semeter nggak sampai, kurus, item, dekil, penyakitan pula (komplikasi antara bisul featuring kudisan), kepala gundul karena emang nggak tumbuh rambut, ada sedikit jenggot, eh, miskin pula. Waduh, kok merana banget (hiperbola kayak sinetron!).

Kalau Cinta Jangan Lihat Wajah Dong

Mohon untuk tidak dipersepsi lain. maksud jangan ngliat wajah bukan berarti ketika nyari jodoh kudu merem atau pakai penutup mata. Nggak gitu kok. Cuma ngasih arahan, bahwa wajah boleh dijadiin ukuran untuk mencari pasangan hidup, tapi jangan sampe hal itu menjadi pilihan kita yang sejati. Artinya,

Misteri Gunung Lawu: Akibat Sebuah Tantangan

Oleh: @tpn_13 Awal bulan mei tahun ini secara mendadak ada temen yg ngajakin naik Gunung Lawu,tanpa basa basi tanpa pikir panjang tanpa mikirin cuti dari kantor (kebetulan gue Manager HRD) gue langsung iyain. Nah udah aja deh tuh gue jalan bertiga dari bandung naik bis dari Terminal Cicaheum. Berangkat dari bandung sekitar jam 6 sore & sampe di Terminal Tirtonadi Solo jam setengah 8 pagi klo ngga salah,eh baru sampe ketemu bidadari pendaki juga tp beda tujuan, dia ke Merbabu.